PENGEMBANGAN FORMULA BIOFERTILIZER CAIR DARI MIKROORGANISME LOKAL UNTUK MENINGKATKAN UNSUR HARA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADA LAHAN GAMBUT

Neneng, Liswara and Jagau, Yusurum and Gunawan, Yohanes Edy (2018) PENGEMBANGAN FORMULA BIOFERTILIZER CAIR DARI MIKROORGANISME LOKAL UNTUK MENINGKATKAN UNSUR HARA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADA LAHAN GAMBUT. Project Report. Universitas Palangka Raya. (Unpublished)

[img] Text
LISWARA_PUPT_2018.pdf

Download (1MB)

Abstract

Petani di lahan gambut wilayah Kalimantan Tengah, sebagian besar bergantung pada suplai pupuk untuk meningkatkan kesuburan lahan, dan produktivitas tanaman. Hingga saat ini jenis pupuk yang banyak digunakan oleh para petani adalah pupuk anorganik, dalam bentuk NPK maupun urea. Penggunaan pupuk anorganik dalam jangka panjang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan juga dapat sekaligus mengurangi kesuburan tanah, akibat berkurangnya populasi mikroorganisme yang menguntungkan bagi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formula biofertiliser terbaik yang mampu mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman di lahan gambut. Variabel bebas berupa 16 kombinasi biofertilizer cair dan pupuk organik, dan dua jenis tanaman uji yakni: jagung manis (Zea mays saccharata Sturt), dan kacang kedelai (Glycine max). Penanaman dilakukan di lahan gambut di wilayah Kecamatan Jekan Raya, Kalimantan Tengah. Pemberian pupuk biofertilizer organik dilakukan sebanyak dua kali, yakni 2 minggu sebelum tanam dan 2 minggu setelah tanam. Parameter yang diukur berupa hasil pertumbuhan dan produktivitas tanaman kedelai dan tanaman jagung manis di lahan gambut. Pada penelitian ini juga diukur viabilitas mikroorganisme pada media cair, dan kualitas biofertilizer berdasarkan standar SNI. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan kombinasi biofertilizer cair dan pupuk organik berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman kedelai, dan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tanaman kedelai dan tanaman jagung manis. Kombinasi biofertilizer yang potensial meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman di lahan gambut adalah kombinasi biofertilizer lokal dan pupuk kandang ayam. Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui komposisi mikroorganisme pada biofertilizer lokal yang digunakan terdiri dari : Pseudomonas sp., Bacillus sp., Kebsiella sp., Asperrgillus sp., Trichoderma sp., Azotobacter sp., Penicillium sp. Jenis-jenis mikroorganisme ini mendapat dukungan dari sebagian besar peneliti, telah terbukti mampu berperan sebagai biofertilizer untuk tanah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komposisi biofertilizer ini lebih berhasil dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman di lahan gambut, dibandingkan dengan biofertilizer dari kelompok EM4. Viabilitas kelompok mikroorganisme ini pada media cair yang terbuat dari komposisi air kelapa dan gula, dapat bertahan pada suhu ruang hingga 3 bulan, dengan kemampuan hidup lebih dari 50%. Hasil analisis kualitas biofertilizer cair berdasarkan standard SNI, memperlihatkan bahwa viabilitas dan jenis mikroorganisme potensial sudah memenuhi standard, bebas dari cemaran logam berat, pH normal, dan tidak terkontaminasi oleh mikroorganisme yang membahayakan (Salmonella sp. dan E. Coli, sp.). Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk membuat formulasi kombinasi biofertilizer lokal dan pupuk kandang ayam, sebagai pupuk organik potensial untuk lahan gambut.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Prodi Pendidikan Biologi
Depositing User: LISWARA NENENG
Date Deposited: 18 Feb 2020 04:48
Last Modified: 18 Feb 2020 04:48
URI: http://repository.upr.ac.id/id/eprint/203

Actions (login required)

View Item View Item